_ Yang tulang rusuk saja kamu lukai, lantas bagaimana kamu menghargai diri sendiri?_ Adelia menggigit bibir, menatap kosong pada dinding kamar. Andah sudah pulang ke rumah orang tuanya,sudah tidak di rumahnya lagi. Hanya saja banyak cerita yang tertinggal,membuat napas Adelia langsung tidak beraturan. " Aku sadar diri, kamu marah bahkan juga membenciku, ketika aku siap dinikahi Arden, aku siap dengan risiko itu, Del." Andah menatap Adelia yang enggan menatapnya, membuang muka. " Sudahlah, itu hanya masa lalu. Kamu nggak perlu membuka cerita yang sudah aku tutup." Tolak Adelia. " Tapi aku harus meminta maaf padamu, bahkan persahabatan kita sampai rusak karena ulahku. Aku juga mengerti, kamu orang baik, Del. Jika sewaktu – waktu Arden memintamu kembali, saranku tetaplah pada Dimas. Suami

