Mengubah Status

1918 Kata

____ Kita saling menerima keadaan yang seharusnya tak bisa bersatu, maka aku yang akan pergi.___ Bau obat – obatan menyerbu hidung perempuan di kursi tunggu, ia sudah mual dengan aroma medis. Matanya berulangkali menatap ruangan bertuliskan UGD, ada lelaki yang sedang mempertaruhkan nyawanya di antara selang – selang penyambung napas. Sebentar duduk sebentar berdiri, menggigit ibu jarinya penuh kekhawatiran. Sudah lebih dari dua jam, namun tim medis belum ada keluar membawa kabar. Tak lagi kuat menahan debaran di d**a, ia membiarkan air matanya jatuh, walau hatinya tengah merintih. Sejenak matanya terpejam, semua bayangan di rumah itu terekam jelas. Pecahan gelas yang berserakan belum lagi darah ada di mana – mana, tercium khas amisnya darah manusia. " Keluarga pasien?" lelaki berjas p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN