Adelia Pertiwi

2000 Kata

__ Namamu akan menjadi nama terindah hingga ke surga, Sayang.____Dimas Zidan. Dua bulan sudah. Dimas menatap istrinya yang terlelap di atas kasur, ditemani dua buah hati mereka. Si kembar Adnan dan Faruq. Jam di dinding menunjukkan pukul delapan pagi namun Adelia belum juga membuka mata.Menatap langit – langit kamar, Dimas menerawang. Telah banyak melewati suka dukanya menjadi seorang suami bagi perempuan di sisinya, penolakan demi penolakan. Maki demi makian hingga harapan untuk mempertahankan rumah tangga pun diujung tanduk. Namun kini, perannya telah menjadi seorang suami sekaligus Ayah bagi keturunannya bersama sang istri. Adelia pun telah terbiasa menyandang statusnya sebagai seorang Ibu muda. Dimas tidak lupa, Adelia yang menolak terus – menerus memberi ASI pada sang bayi, saat a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN