- Hidup saya tidak se - drama ini Adelia, mengapa harus kamu perpanjang dengan alur yang tidak saya mengerti?- Dimas Zidan " Apa lelaki itu dititipkan hati yang begitu lembut oleh sang Maha Pencipta? Sabar sekali, bahkan tidak marah setelah aku kabur dari rumah." Batin Adelia, menatap Dimas disebelah yang sedang mengelus puncak kepalanya. " Kemarin malam kamu tidur di mana?" Tanya Dimas, aktivitas biasa sebelum tidur, kalau Adelia sedang dalam mood yang baik. Sekedar berbincang, bagi Dimas komunikasi sebagai pasangan itu sangat penting. " Bukan urusan kamu, Dim." Jawabnya santai, membaringkan diri disebelah Dimas. " Karin itu teman satu kampus?" Tebak Dimas." Mengapa tidak pulang saja, Ummi juga sedang di luar kota. Saya pun tidak menginap di sini." " Kau tidak tidur di rumah ini?" Ad

