Chapter 30

1853 Kata

 “Ketika rasa sayang masih kalah saing dengan rasa peka.”   Rani menatap suaminya yang sedang terbaring lemah dengan pandangan datar. Semua orang pasti bertanya apa yang menyebabkan dia selalu menggunakan tatapan dingin itu, bahkan untuk anaknya sendiri. Tidak ada alasan, karena memang dia sudah seperti itu sejak dulu. Tangan kecil itu mengelus dahi Andra pelan dan turun pada bahunya, merasakan tulang yang semakin terlihat karena tubuh pria itu yang semakin kurus. "Kenapa? Kenapa kamu lakuin ini semua?" ucap Rani dengan pelan, "Kenapa kamu buat Dewa pergi dari hidupku? Meskipun dia bukan anak kandungku tapi dia tetep anakku." Rani menghela nafas lelah dan berjalan ke arah jendela, "Bahkan Nakula juga membenciku, kamu tau itu Andra. Anak-anakku membenciku!" geram Rani di bagian akhir.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN