“Kebaikan hati seorang Angel.” Dewa dan Angga terduduk di meja makan dengan perasaan kesal yang teramat dalam. Semalam mereka gagal untuk ke rumah Qilla karena pengawal ibunya yang tiba-tiba menghalangi mobilnya di tengah jalan dan menyeretnya kembali pulang. Ingin rasanya Dewa melempari pengawal itu dengan tumpukan uang agar mereka semua berpihak padanya tapi tidak semudah itu. Entah apa yang ibunya berikan sampai semua orang seolah setia pada wanita itu. "Panas banget Mas di sini, banyak orang munafik!" Angga membuka suara dengan melirik ke arah 6 pengawal yang berdiri melingkar di sekitar ruang makan. Mereka sedang menjaga Dewa dan Angga agar tidak pergi ke mana pun, bahkan Dewa tidak bisa ke kantor hari ini dan Rani yang menggantikannya untuk sementara waktu. "Ambilin gue pi

