Tita benar-benar kesal. Al yang ditelpon mengatakan bahwa ia akan menjemput, mengalami kekecewaan karena ternyata yang menjemputnya adalah supir yang dipekerjakan Al untuk mengantar jemput nya bila Al sedang berhalangan. Mobil yang dikendarainya sudah memasuki area rumah nya yang besar dan megah itu. Seorang pelayan membukakan pintu untuk nya. Terlalu banyak pelayan dan bodyguard di rumah ini memang membuat Tita tidak hapal satu persatu orang-orang yang berlalu lalang di rumah ini. Tapi sejenak dia perhatikan wajah pelayan tadi sepertinya dia baru melihat nya hari ini. Tita memasuki rumah, berjalan ke arah kamar nya. Rasanya hari ini terasa .......... sepi. Suasana sore ini sepi. Biasa nya ia akan mendapati Manila atau Minerva berjalan kesana kemari membersihkan rumah atau sekedar

