12 - Ditolongin Dimas

1051 Kata

"Bangun. Saya tahu kamu pura-pura!" Pamungkas menatap tajam putrinya yang beberapa menit lalu menutup matanya saat dia melemparkan tubuhnya ke dinding. Sedangkan Naya masih tetap pada posisinya, tidak bergeming sama sekali. "Saya katakan bangun sebelum saya menyeret kamu ke kolam renang." Pamungkas kali ini berjalan lebih dekat dan berjongkok di sebelah tubuh Naya yang lemas. Dia menyentuh bahu Naya dan menggoncangkannya. "Selalu menyusahkan. Kamu berharap, kamu bisa lepas dari amukan saya malam ini Naya? Tidak bisa. Sekarang bangun dan berdiri tegak." Entahlah, mungkin Pamungkas saja yang gila. Jelas-jelas tubuh Naya tergeletak lemas di atas lantai dingin dan tidak sadarkan diri, dia masih saja asik memanggil putrinya itu dan menyuruhnya bangun. "Naya, sa-" "Yah, dia itu pingsan. L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN