ART Baru

1833 Kata

Rahasia di Koper Suamiku Bab 37 Rehan tergopoh mendekatiku setelah membuka pintu. "Kamu kenapa teriak-teriak?" Rehan menatapku dengan wajah penuh tanya. Kedua alis tebalnya saling bertaut. "Ini, mantan kamu telepon mulu. Sampai bosan ini kuping dengerinnya!" Aku melotot ke arah Rehan. Kemudian, lelaki yang wajahnya selalu datar itu duduk di sebelahku. "Siapa?" "Siapa lagi kalau bukan Delina. Emangnya mantan kamu ada lagi ya selain demit satu itu?!" Aku ngegas. Sumpah kesel banget! Nyeri perut baru aja sembuh malah giliran mood-ku yang hancur. "Sini HP aku," tukas Rehan. Ia meraih ponselnya yang masih ada dalam genggaman tanganku. Tak lama, Rehan lekas menunjukan layar ponsel itu tepat ke depan wajahku. "Nih lihat, ada berapa nomor Delina yang udah aku blokir." Aku menghitun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN