Roleplay yang Panas

1369 Kata

Mereka baru nggak bertemu sehari. Tapi ciumannya seolah Liora hilang seminggu. Napas Liora pecah kecil di sela bibir mereka yang sedang bertautan dan saling mencari. Rain langsung menahan tengkuknya, seolah nggak mau kasih kesempatan buat mundur ataupun hirup napas. “Rain—” Liora nyaris putus napas, tapi Rain mencuri bibirnya lagi. Kali ini lebih lembut. Lebih manis tapi tetap dengan intensitas yang membuat Liora terbang ke langit ketujuh. “Aku kangen kamu,” bisiknya rendah, kasar menggebu karena menahan napas. Liora memukul pelan dadanya. “Baru satu hari …,” suaranya nyaris berbisik. Rain menempelkan dahinya ke dahi Liora, pandangannya penuh nafsu tapi hangat. “Itu masalahnya,” jawabnya pelan. “Sehari aja rasanya kelamaan.” Liora menelan ludah pelan. Ya Tuhan. Pria ini beneran b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN