Vania "Orang tuamu masih hidup, Vania, dan aku akan mengatakan semuanya dengan satu syarat." Angga tersenyum. Sekian lama kita tidak bertemu, tapi tidak dirinya tidak berubah banyak. Dia tetaplah Angga yang dulu, licik, dan menyeramkan. Tampa dia katakan, aku sudah tahu kalau syaratnya pasti menjauh dari Mas Bagas. Namun, aku tidak akan melakukan hal itu. Hanya orang buta yang tetap memilih pria seperti Angga meski tahu sikapnya begitu kasar dan sangat tidak diinginkan. Si buta itu tentu bukan aku. Apa yang pernah terjadi di masa lalu saja sering menghantui aku, jadi atas dasar apa aku harus benar-benar mematuhi perintahnya? "Apa itu?"tanyaku pura-pura tidak tahu. Aku akan segera memutuskan hubungan dengan Angga kalau semua informasi yang aku inginkan sudah ada di tanganku, tapi semua

