Bab 171

1721 Kata

Bagaskara Hatiku bahagia bukan main ketika Alex mengabarkannya Vania akan datang ke sini. Ternyata usahaku yang pura-pura kritis berhasil menyentuh hati nuraninya. Aku ingin melompat ke sana dan kemari ketika melihat Vania berlari dan memelukku sambil menangis. Bahkan air matanya tumpah di badanku yang tidak mengenakan baju. Tentu ini juga saran dari Dokter Dion agar semuanya berjalan dengan sempurna tanpa ada yang dicurigai. Awalnya aku hanya coba-coba dan tidak berharap dia datang, tapi ternyata Allah berkehendak lain. Sekarang bukan hanya Vania yang ada di sini, tapi anak tampanku yang memiliki wajah rupawan, sama seperti papanya. "Mas, aku minta maaf, ya. Aku sama sekali tidak bermaksud untuk meninggalkan kamu yang sedang sakit. Aku tidak mau menjadi istri yang durhaka, Mas," liri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN