Vania Aku dan Kevin segera keluar dari tempat persembunyian dan menatap Gion resah. "Bagaimana ini? Tidak mungkin kalau dia hanya sekadar mengancam bukan?" tanyaku sambil melangkah ke kanan dan ke kiri Tadi Emi yang melakukan hal ini, tapi sekarang malah aku. Sungguh dunia ini memang berputar dan kita tidak akan selamanya ada di atas, pasti ada waktunya kita juga ada di bawah. Kevin menatapku lemas. "Sepertinya kali ini dia tidak main-main," lirihnya membuatku semakin tidak bertenaga, "tapi aku rasa Mama tidak akan semudah itu percaya." Aku dan Gion mengangguk bersamaan. Benar, mama sangat menyayangi Mas Bagas. Mustahil kalau mama bisa mencurigai putranya seperti yang Emi tuduhnya. Namun, perasaanku tidak enak. Aku rasa justru nanti akan terjadi hal besar yang sama sekali tidak pernah

