Bab 135

1208 Kata

Bagaskara "Apa ada masalah dengan perusahaan, Mas?" Baru saja keluar dari pintu kamar, aku sudah ditodong pertanyaan yang sebenarnya tidak ingin aku dengar. "Enggak, Sayang. Kalau ada masalah pun, itu adalah hal yang biasa. Jadi, tidak perlu khawatir," jawabku berbohong sambil mengusap kepalanya lembut. "Seriusan?" Kembali dia meminta penjelasan. "Iya, percayalah. Suamimu ini bisa menyelesaikan segala masalah. Bagaimana kalau kita makan dulu? Kebetulan Mas sangat lapar." Aku berusaha mengalihkan pembicaraan. Vania mengangguk dan berjalan ke arah meja makan tanpa bertanya lagi. Mungkin dia juga sadar kalau saat ini suasana hatiku sedang tidak baik-baik saja. "Makan yang banyak, Mas." Vania memberikan satu piring yang hampir penuh dengan nasi dan beberapa lauk yang menjadi makanan kes

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN