Mang Bule kedatangan seorang tamu yang berasal dari luar daerah. Namun si tamu ini memiliki sanak keluarga di kampung sebelah. Dia ingin menemui K.H Darhami, tapi seperti halnya beliau sedang sibuk dan masih mengurusi pasien lain. Sedangkan si tamu ini hanya butuh waktu sebentar untuk mengurus hajatnya itu, karena masih banyak keperluan lain yang harus dia kerjakan. Akhirnya mang Bule mengarahkannya kepada Yusuf. Si tamu ini tidak keberatan dengan perintah mang Bule. Yusuf yang saat itu sedang bersamaku memberi tahu bahwa ada sosok makhluk gaib yang jahat selalu mengintai kami berdua setiap saat. Mang Bule datang bersama si tamu itu. Dia segera menghampiri kami. Kami duduk di sebuah saung yang baru saja dibangun akhir-akhir ini. Cuaca hari itu begitu panas sekali, gersang dan gerah. Yusuf

