Aleesa menoleh saat telphon Yuni berdiring, “Siapa?” tanyanya. “Mister Jose,” sahut Yuni sebelum menjawab panggilan itu. “Baik, Mister,” sahutnya sembari mengakhiri panggilan. “Bu, Mister minta Junior di bawa ke sebelah.” “Ow, Yasudah, aku pulang saja.” Ujarnya sembari mengambil tas tangannya. “d**a… Io.. besok kita main lagi, ya. Besok bunda belikan mainan, oke? Tos!” ujarnya menggendeng Junior lalu menciumnya hingga puas. “d**a, Sayang…” ujarnya melambaikan tangan Saat Yuni beranjak ke kamar Jose membawa Junior. Aleesa bergegas menuju lift, dia sengaja tidak ingin bertemu dengan Jose. Menyebalkan! Belum sempat pintu lift terbuka, Jose datang menghampiri. “Dasar keras kepala!” grutunya tepat di samping Aleesa. Aleesa menoleh, lalu menjauh selangkah. “Katanya kangen sama Junior?”

