Bab 12 - Teman Baru

1238 Kata

'Ataghfirullahaladzim, percaya diri sekali Tuan Aditya, bekal ini bukan untuk anda ... tapi untukku sendiri,' batin Azura, seraya memegang erat-erat bekal yang baru saja dia persiapkan. Di hadapannya masih berdiri Tuan Aditya yang menatapnya remeh. Padahal selama ini Azura selalu bertanya-tanya haruskah dia memperlakukan Tuan Aditya seperti suami yang sesungguhnya, seperti menyiapkan makanan juga mengurus segala keperluan pribadi tuan Aditya. Tapi pagi ini akhirnya Azura mendapatkan semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Ternyata dia tidak perlu melakukan apa-apa. Meski sewaktu-waktu tinggal bersama di rumah ini tapi Azura tidak perlu memperdulikan segala kebutuhan Tuan Aditya. Azura hanya perlu memikirkan tentang dirinya sendiri. Karena tidak pernah saling bicara dengan terbuka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN