BTW II 34

1223 Kata

Risa sudah tak tahan lagi dengan derita kehidupan asmaranya. Ia tidak bisa terus membohongi perasaannya sendiri. Semakin ia paksakan, rasa itu semakin menyiksanya. Ia tidak mencintai Jacson. Sekalipun ia sudah mencoba membuka hatinya kembali untuk pemuda itu, tapi...tetap saja, ia tidak bisa mencintai pemuda tersebut. Hingga pada akhirnya, gadis itu memutuskan untuk mengakhiri semuanya, meskipun ia harus menentang keinginan sang ayah. Di sinilah sekarang Risa dan Jacson berada. Di atas balkon atap universitas. "Tumben sekali kau mengajakku bertemu? Ada apa?" Tanya sang pemuda, ia sudah merasakan ada aura mencekam di sekitar mereka berdua. Risa tersenyum, menundukkan wajahnya. Tanpa ingin melihat ke arah sang pemuda. "Aku ingin mengatakan sesuatu pada mu," "Apa? Katakanlah!" "Aku i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN