Bimo menghubungi anak buahnya, menyuruhnya mengorek tentang siapa gadis yang di cintai oleh Garel, hingga pemuda itu mampu mencampakkan putri cantiknya. Bimo terlihat tengah berseringai. "Oh, jadi dia hanya anak mantan pengawal. Hah! Rendahan sekali," kekehnya. "Hancurkan keluarga gadis itu, aku tak mau tau." Perintahnya pada sosok pria yang berdiri di hadapannya. "Baik Tuan," sosok itu sedikit membungkuk dan kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut. Bimo tertawa nista. "Hahaha,... kita lihat, sampai kapan kau akan bertahan dengan gadis rendahan itu," gumamnya, penuh kesombongan. Garel kembali ke Mansion nya. Baru saja melangkah kan kaki masuk, lagi-lagi ia sudah di hadang oleh kedua orang tua nya. Garel menghela nafas panjang, ia tau pasti keluarga Rere sudah memberi tau perih

