Sedang di sebuah rumah, tempat Maria tinggal. Kini hanya ada gadis itu dan Dokter cantik bernama Cristin di sana. Maria merasa kesepian, kala Allard pergi bekerja. Gadis itu jadi sering melamun di dalam kamar nya. "Maria cantik... kau sedang apa hm?" Tanya sosok Dokter tersebut. "Eh, aku hanya sedang memandang pemandangan luar saja Dok," ujarnya. "Jangan panggil dengan sebutan Dokter! Panggil aku dengan sebutan Kakak! Kau mengerti?!" Timbal Dokter tersebut. Maria tersenyum dan mengangguk cepat. "Oiya,... sekarang sudah waktunya minum obat, jangan sampai melupakan nya, ok!" Serunya, sembari menyodorkan mangkuk kecil berisikan beberapa butir pil dan segelas air putih ke arah Maria. Jujur Maria sangat benci ini, ia ingin sembuh. Tapi ia juga sempat berfikir, kenapa ia seperti orang sa

