Garel mendengar suara gadis di belakangnya, namun ia memilih abai. Bahkan justru berseringai, di sela melangkahkan kedua kakinya santai, dengan kedua tangan terselip di kedua saku celananya. "Buktikan Risa, seberapa jauh kau akan membuktikan cintamu padaku," gumamnya dalam hati. *** Yona menelisik ke segala penjuru area kantin, mencari sosok pemuda yang sengaja ia ikuti sedari tadi. Dan seulas senyum manis terpatri di bibir manisnya, kala melihat sosok itu tengah terduduk sendirian tak jauh dari tempatnya berdiri. "Boleh aku duduk di sini?" Ijinnya. Jacson hanya tersenyum lalu mengangguk. Dengan senang hati Yona mendudukkan tubuhnya di kursi berhadapan dengan Jacson. "Kau tak memesan makanan?" Tanya Yona, yang menatap meja kosong di hadapan pemuda itu. "Aku menunggu Risa," sahutny

