Katanya, di dunia ini nggak ada yang sempurna. Gue pikir itu bohong. Karena dengan melihat lo aja, gue udah merasa hidup gue sempurna. ——— Naya mengeluarkan lipatan kertas kecil yang ia temukan di laci mejanya sesaat sebelum beranjak pulang, juga yang belum sempat dibacanya itu dari dalam ranselnya. Ingin tahu, kata-kata apa kali ini yang dituliskan oleh untuknya. Katanya, di dunia ini nggak ada yang sempurna. Gue pikir itu bohong. Karena dengan melihat lo aja, gue udah merasa hidup gue sempurna. Membaca surat itu, sedetik kemudian Naya teringat akan ucapan Hellen. Dengan gerakan cepat Naya meraih ponselnya. Membuka ruang obrolannya bersama Hellen. Naya Vaneyla: Len, lo sempet liat orang yang ngeliatin gue tadi atau nggak? Beberapa saat Naya menunggu balasan Hellen dengan gusar. Samp

