8

1834 Kata

Apa jangan-jangan orang itu yang mengiriminya surat-surat di laci mejanya belakangan ini? --- Awalnya gue nggak pernah percaya adanya keajaiban di dunia ini. Tapi ternyata gue salah. Masih ada satu hal yang jauh lebih indah dari sekedar keajaiban tersisa di sini. Yaitu lo. Sambil duduk dengan kedua siku yang bertopang di atas meja belajarnya, Naya memerhatikan lamat-lamat ketiga sobekan kertas yang berada di kedua tangannya. Membaca kalimat-kalimat yang tertulis di sana secara berulang. Kemudian matanya bergeser sedikit pada sobekan lainnya, dan lainnya lagi. Mencintai lo adalah hal yang paling mudah bagi gue. Tapi menyatakannya ke lo adalah hal yang paling sulit bagi gue, untuk gue lakuin. Memendam perasaan gue ke lo memang menyakiti diri gue sendiri. Tapi itu jauh lebih baik, ketimb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN