Chapter 43

1319 Kata

Part 43 Sore yang berkeringat Elang dan Kiya kini tengah berada di dalam perjalanan menuju rumah sakit. Lelaki itu tidak sabar untuk mengecek kehamilan istrinya. Wajahnya bersinar penuh senyuman, karena begitu senang dengan berita kehamilan Kiya yang ia nantikan bertahun-tahun lamanya. Kiya diam hampir sepanjang perjalanan. Lidahnya kelu untuk sekedar menjawab pertanyaan sederhana dari suaminya. Ia sangat yakin, bahwa bayi yang ada di dalam kandungannya adalah bayi suaminya, bukan bayi Jaelani. Apalagi ia tidak sengaja melakukan dengan pemuda itu di saat hatinya tengah dirundung kesedihan karena sikap Elang. *** “Aku bingung bagaimana dengan pernikahanku, Jae. Apakah aku harus mengalah saja?” “Jangan, Mbak. Bagaimanapun Mbak harus mempertahankan suami Mbak. Apalagi memang suami Mbak m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN