My Destiny | 38

2061 Kata

Sekitar jam dua malam, Rara mendapat telepon dari Bibi Ann jika Alex sedang berada di apartemennya dalam keadaan mabuk dan mengamuk minta dipanggilkan Rara. Bibi Ann berkata jika sudah dia beritahu jika Rara sedang berada di kediaman orang tuanya, namun karena Alex mabuk, dia seolah tak mengerti dengan bahasa manusia. Yang dia pedulikan hanyalah emosinya, kecemasan, kegelisahan, dan kekacauannya. "Bibi Ann, nggak pa-pa?" tanya Rara ketika tiba di apartemennya. Bibi Ann menggeleng. "Tidak, Nona." "Di mana Alexnya?" "D-di kamar Nona Rara." Rara mengangguk. "Biar aku yang selesaikan. Bibi Ann kembali saja ke kamar, istirahat." "Tapi, Nona?" "Aku baik-baik aja, Bibi Ann. Alex nggak bakal ngapa-ngapain aku." Akhirnya Bibi Ann hanya bisa mengangguk dan menurut. Dia segera beranjak menuj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN