Sashi Hari sudah malam dan sejak tadi aku masih betah duduk di sofa ruang tamu. Livya sudah pulang sejak sore tadi, tapi aku masih tetap di sini. Selain karena aku tidak tahu harus istirahat di kamar Ava atau di ruang tawananku dulu, aku juga sedang menunggu Ava pulang. Malam ini aku harus mendapatkan izinnya untuk pergi berbelanja baju hamil dengan Livya. Aku sama seperti semua wanita lainnya, sangat suka berbelanja pakaian. Namun sejak aku dibawa ke Jakarta oleh Ava dulu, aku benar-benar kehilangan jati diriku yang dulu. Aku lupa bahwa aku sangat suka pakaian baru, bahkan tidak mencoba mencari pakaian baru padahal tubuhku sudah semakin berisi dan sesak di dalam baju-baju ukuran tubuh lamaku. Baru tadi ketika Livya menanyakan mengenai usia kehamilanku aku baru sadar. Benar, baju-baju y

