Livya Setelah mencoba mengendalikan emosiku, aku kemudian berpura-pura tidak mendengar apapun dan masuk menemui mereka. "Haloooo Ric Sha," sapaku mencoba terlihat seriang mungkin. "Oh Halo Livya! Kau datang?" tanya Sashi terliht terkejut tapi senang dengan kedatanganku. Wanita bodoh ini memang sudah mulai nyaman dengan keberadaanku. Dia sama sekali tidak menyadari bahwa aku memiliki rencana "baik" untuk masa depannya. "Cepat sekali kau datang," ucap Avaric kemudian, terlihat benar-benar terkejut dengan kedatanganku. "Iya karena tadi aku memang sudah berencana ingin menemani Sashi di rumah sakit. Lalu kau beritahu dia akan pulang. Makanya aku langsung menuju ke sini," jawabku tenang. "Baiklah, tapi Sashi butuh banyak istirahat," jawab Avaric kemudian terlihat kurang suka aku menggang

