Avaric Ternyata Sashi sudah mengingat semuanya. Dia tahu apa penyebab dia sampai lupa ingatan dan tahu juga aku tidak menceritakan sebagian dari kisah menyakitkan itu. Namun aku sama sekali tidak membohonginya. Aku hanya memilih tidak memberi tahunya, tapi bagi Sashi itu adalah bentuk kebohongan. Melihat bagaimana sakitnya Sashi mengetahui bahwa telah kubohongi, dua kali, aku merasa tersakiti juga. Rasa penyesalan menyelimuti hatiku. Mengapa aku selalu saja membuat keputusan yang membuat Sashi tersakiti? "I don't need your sorry. Aku cuma harap kamu jujur sama aku. Tenagaku habis menghadapi kebohongan. Jadi kalau kita masih akan melanjutkan hubungan ini, maka aku mohon jangan ada lagi kebohongan di antara kita," ucap Sashi. Aku semakin menyadari bahwa aku sangat salah tidak terbuka dan

