Sashi Aku tidak pernah menyangka bahwa Ava akan benar-benar kembali ke Bali satu minggu kemudian. Dia benar-benar hidup sesukanya dan bisa mendapatkan apapun yang dia inginkan. Namun kali ini dia tidak akan bisa mendapatkanku. Seberapa besarpun rasa cintaku padanya sudah terbentuk, aku tidak akan membiarkan Ava terus berpikiran bahwa dia akan selalu mendapatkan apa yang dia mau. Lagipula sampai saat ini dia juga belum mengakui bahwa dia sudah membohongiku. Jadi aku akan tetap menganggap bahwa hubungan kami sudah berakhir. Walau tidak sekarang, nanti pasti akan berakhir. Saat Ava mengatakan bahwa aku adalah miliknya, saat itu juga aku ingin tertawa. Dia belum memilikiku. Apa dia pikir karena kami sudah menikah maka aku adalah miliknya? Tidak akan. Memikirkan mengenai hal itu, aku pun

