Avaric Beberapa tanggung jawab pekerjaan membuatku tidak bisa sampai di Bali sebelum minggu malam. Ingin memberikan kabar pada Sashi pun aku tidak berani. Tidak berani janji yang belum pasti. Beberapa perkejaan yang sedang kutangani saat ini memang sifatnya bisa berubah-ubah sewaktu-waktu. Jadi aku tidak bisa menjanjikan kapan aku tepatnya bisa pulang. Itulah mengapa aku ingin sekali bisa berada di kota yang sama dengan Sashi. Paling tidak setiap pagi aku bisa berangkat setelah melihat wajahnya dan pulang ke rumah di mana dia ada untuk menyambutku. Sayangnya, beberapa bulan ke depan hal itu tidak akan bisa kulakukan. Sebisa mungkin aku berusaha agar setiap minggunya aku bisa bertemu dengan Sashi. Bukan hanya perkara memuaskan kebutuhan hasratku. Murni aku begitu merindukan sosok wanita

