Avaric Sejak sampai di Bali, entah mengapa aku terus merasa khawatir tidak beralasan. Pastinya, ingatan mengenai kejadian saat aku pertama kali bertemu dengan Sashi terus terulang. Detik-detik di mana aku harusnya mati karena keracunan, namun salah sasaran. Setelah kupikir-pikir salah satu faktor aku tidak langsung meminum minuman beracun itu adalah karena fokusku sempat teralihkan pada Sashi. Ya, sejak melihatnya mengantarkan minuman padaku, aku sudah tertarik dan terhanyut pada sorot matanya. Itulah sebabnya aku sempat mengamati sosoknya menjauh, sehingga cukup waktu untuk Mir mendekat dan menyapaku. Lalu Mir yang berakhir keracunan karena minuman itu. Artinya, sejak awalnya keberadaan Sashi yang masuk ke dalam hidupku sudah menyelamatkanku dari kematian. Namun kebodohanku malah memb

