Sashi Seumur hidup aku tidak pernah membayangkan akan dilamar dengan cara seperti ini. Aku tahu bahwa hidupku selalu berjalan monoton sejak aku mulai beranjak dewasa. Bagiku segala kisah dongeng putri raja dan pangeran pun bukan hal yang perlu kuharapkan terjadi dalam hidupku. Jadi bagiku, lamaran Ava kali ini termasuk hal yang tidak pernah kuharapkan terjadi. Namun ketika benar-benar terjadi rasanya luar biasa mengharukan. Ternyata aku begitu menyukai rasanya dilamar, diminta, diinginkan menjadi pasangan hidup seseorang. Sebuah studio TV yang dipersiapkan khusus untuk prosesi lamaranku, pastinya hanya bisa digunakan karena sang CEO yang meminta. Jika bukan Ava, aku ragu studio ini akan dibiarkan digunakan untuk keperluan personal seperti lamaran. Masakan lezat yang disajikan, benar-be

