"HAPPY NEW YEAR!!!!!!!" Elara menyibakkan selimut tebal dari tubuhnya. Suara letusan kembang api yang saling bersahut-sahutan di atas langit sana akhirnya berhasil membuatnya bangkit dari tempat tidur yang tidak pernah Elara tinggalkan dari beberapa jam yang lalu. Di halaman belakang rumah, keluarganya sudah berkumpul. Oma yang jauh-jauh datang dari Aussie, Papinya yang menyempatkan untuk pulang lebih awal, Mami dan Tante Priska yang telah menyiapkan makanan, serta kehadiran sepupu-sepupunya. Dan di sinilah Elara sekarang. Sendiri. Di kamarnya yang gelap. Demam. Seharusnya Elara bangun nanti pagi saja. Tetapi karena keinginannya untuk melihat kembang api yang terlihat indah itu di atas langit, Elara memutuskan untuk berjalan ke balkon kamar. Tadinya Elara ikut berkumpul jug

