M&M : Part 22

3146 Kata

'Kamu.. ke ruangan saya sekarang.' Mahesa mengetukkan jari berulang kali di atas meja. Merasa bingung sendiri dengan perbuatannya. Begitu melihat Sita, ia tidak mengerti kenapa bisa refleks berkata seperti itu. Bahkan ia tidak tau untuk apa memanggil Sita ke ruangannya. Sudah 2 menit berlalu dan Mahesa belum menemukan alasan yang tepat untuk dikatakan. Ia mengusap wajahnya dan kembali bersikap normal saat pintu ruangannya terbuka. "Permisi pak." Ujar Sita pelan dan berjalan mendekat. Wanita itu terlihat seperti biasa dengan sedikit ekspresi bingung. Mahesa menebak, pasti wanita itu juga heran dengan alasan kenapa ia dipanggil mendadak? Jika bisa menjawab, Mahesa ingin mengatakan hal yang sama. Lalu ia pun bersyukur setelah melihat jam yang menunjukkan pukul 10 lewat. Karena seingatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN