M&M : Part 21

2797 Kata

Sita menunggu dengan kesal, apapun yang bisa membawanya menuju jakarta. Namun, sudah lama ia menanti tidak ada satupun bis atau mobil yang menyediakan tempat lebih untuk dirinya. "Maaf, uda full neng. Ini bangku tempel juga terisi." Begitu kata kenek bis yang singgah sesaat di rest area. Tidak habis pikir Sita dengan antusias warga untuk datang beramai - ramai ke jakarta. Hingga tidak menyisakan satu tempat pun kursi untuknya. "Hey, aku sudah minta maaf." Suara itu kembali hadir, memperburuk mood Sita yang sudah buruk. Wanita itu bersidekap di tempatnya. Tidak berniat sama sekali menoleh ke asal suara yang ada di belakangnya. Bodoh amat dengan pria itu, dia pikir bisa semudah itu meminta maaf? Sita sudah sampai pada batas kesabarannya. "Sampai kapan kamu mau nunggu? Hari sudah semakin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN