M&M : Part 25

3003 Kata

Happy Reading! "Jadi, kenapa lu nelfon gw?" Suara Hendra dari sebrang menyadarkan Sita yang sedari tadi melamun. Ia tidak tau kenapa refleks menghubungi pria itu ketika bingung harus berbicara tentang gaun. Memang siapa Hendra? Stylish? Perancang busana? Bukan. Tapi, dia punya selera yang bagus sebagai pria. Untuk apa dia melakukan ini? Sitah kembali mengingat kejadian belum lama dengan Mahesa. Dimana pria itu ternyata sudah mengetahui perihal pembicaraannya dengan Anna. Bahkan tantangan yang diberikan Anna pun juga. Tapi, kenapa? Kenapa Anna harus memberitahu Mahesa? Kenapa tidak? "Huft." Sita menghela nafas lelah dan menjambak sebagian rambutnya karena frustasi. "Kenapa lu?" "Ndra, bantuin gw dong." Akhirnya, dia berbicara. "Bantuin apa?" Kembali Sita diam, antara ragu tapi ing

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN