MH 22

1148 Kata

** Musim gugur.... Beberapa tempat yang Moody kunjungi begitu indahnya, apalagi bertepatan dengan musim gugur begini. Daun-daun berguguran, ada aroma yang Moody suka saat angin semilir membawa aroma itu sampai menyapa penghidunya. Ada aroma khas yang mengingatkannya akan sesuatu. Dia ingat permintaannya untuk ke Belanda. Namun, saat Reinhard berniat memesan tiket, niatnya kembali berubah. Dia memilih Kanada, entah mengapa begitu, kata Kanada lewat di benaknya begitu saja. Lebih tepatnya ke Kingston. Padahal Kingston lebih ramai di banding Amsterdam. Namun Moody tak menyesal dengan pilihannya. Tata menatapnya sekilas, lalu mengulurkan sepotong sandwich padanya. Moody menerima dengan suka cita. "Aku suka banget, mmm... Yummy!" seru Moody. Tata hanya tersenyum,"Barusan si Titus rempo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN