Happy Reading Guys... We are coming back, enjoy this chapter HAPPY READING. Kesya menyusuri taman dengan pandangan kosong. Sesekali kepalanya menengadah berusaha menahan genangan air mata yang mendesak keluar. Sesuatu hal tampak mengganggu pikirannya saat ini dan tentulah itu bukan perkara kecil sehingga berpotensi untuk menghilangkan sinar kebahagiaan di wajah Kesya. Di tengah keramaian dan remang malam, Kesya merasakan perasaan gelisah yang teramat sangat. Wanita itu sudah sekuat tenaga untuk menyembunyikan kebenaran yang sesungguhnya dari Sean. Namun, hatinya begitu tidak sanggup ketika harus berhadapan dengan wajah Sean yang dipenuhi oleh ketulusan. Menyakitkan bukan jika dengan keadaan terpaksa melakukan sesuatu demi melindungi orang yang dicintai. Tetapi, saat ini Kesya sudah sa

