Happy Reading Kesya tertunduk pasrah ketika Sean melempar tatapan tajam padanya. Kepalanya terasa sangat berat karena pengaruh alkohol yang belum sepenuhnya hilang. Sikapnya persis seperti anak kecil yang sedang ketangkap basah melanggar hukuman. Entah sudah berapa lama Sean memberikan dirinya wejangan nikmat yang terasa menggelitik. "Apa yang sedang kau pikirkan di otak kecilmu ini?" sedari tadi Sean sudah menahan tawa menyaksikan tingkah lucu Keysa. "Memangnya apa yang ku pikirkan, otak kecilku ini sedang bekerja untuk menyimpan semua perkataanmu." dengan nada jengkel Kesya membantah dengan cepat semua gagasan Sean. "Lantas, mengapa kau menundukkan kepala begitu? Apa kau sedang merasa tersentuh dengan wejangan ku?" Sean menyelipkan nada menggoda disana. "Diamlah. Aku sedang tidak in

