Diana P.O.V Sudah dua hari sejak kejadian itu. Dua hari sejak Pak Suryo hampir membuatku kehilangan kendali di ruanganku sendiri. Dan dua hari sejak Justin turun tangan dengan caranya yang... yah, seperti Justin. Penuh pengaruh, berlapis strategi, dan tak segan menghancurkan siapa pun yang menggangguku. Aku duduk di ruang tamuku, mengenakan kaus tipis dan celana santai. Di sisi lain sofa, Justin masih menatap layar tablet sambil sesekali mengecek ponselnya. Telingaku bisa menangkap potongan-potongan kabar yang beredar: harga saham perusahaan milik Pak Suryo menukik tajam. Beberapa supplier besar bahkan menarik diri. Rumor tentang keterlibatannya dalam beberapa penyalahgunaan dana mulai merebak di antara komunitas bisnis. Aku menarik napas dalam. “Justin...” Dia langsung menoleh, seola

