Waktu terus berputar. Setiap menitnya telah dilalui oleh Bima. Beberapa tamu undangan juga sudah pulang ke rumah mereka masing-masing. Hanya menyisakan sebagian orang saja, termasuk Angel. Kegelisahan Bima terlihat jelas dan Angel merasa iba dengan kondisi Bima saat ini. Wanita itu memutuskan untuk menghampiri Bima kembali. Angel duduk di samping kanan Bima dan menatapnya. "Bim, calon kamu kenapa belum datang?" "Aku juga gak tahu, Angel. Ini aku teleponi gak ada yang dijawab satupun. Di chating juga gak dibalas," ujar Bima risau. Angel menghela napas. "Aku rasa, dia gak bakal datang, Bim. Ini udah jam berapa coba. Gak mungkin kan kamu nunggu dia sampai besok. Yang ada nanti kamu jadi sakit." "Kamu tuh ngomong apa sih? Dia pasti datang. Cuma mungkin ada keperluan lain aja, terus lupa ng

