Pukul 20.00 malam, Bima masih sibuk mengurus kafe yang semakin malam justru semakin bertambah jumlah pengunjungnya. Ada pasangan muda-mudi, ada yang sendirian, ada juga pasangan suami-istri yang datang ke kafe tersebut untuk sekedar mengobrol dengan santai sambil menikmati secangkir kopi hangat dan beberapa makanan ringan. Bima duduk di sudut kafe, tepat di dekat kaca sembari mencatat beberapa hal penting di buku notanya. Keseriusan Bima dalam bekerja memang tidak diragukan lagi. Pria itu benar-benar bertanggungjawab dan hal itu patut untuk diapresiasi. Seperti saat ini, ketika Bima sibuk menulis beberapa catatan, Dery datang membawakan bingkisan untuk Bima. Bima yang sedang sibuk tampak terkejut dengan kehadiran Dery yang terkesan tiba-tiba. Bima juga sempat melirik ke arah bingkisan it

