Bima tiba di rumah dengan wajah masam dan langsung masuk ke dalam kamar. Bahkan ia mengabaikan panggilan dari Endry yang kebetulan sedang duduk di sofa ruang tamu. Saat berada di dalam kamar, Bima kembali dibuat kesal karena semua foto-foto Denisa menghilang dari kamarnya. Bima kembali keluar, kemudian menghampiri Endry serta Chandra di ruang tamu. Raut wajah Bima terlihat sangat marah karena ada yang mengusik area pribadinya. Ia tidak terima dengan itu semua. "Kamu kenapa, Bim?" tanya Endry. "Kemana foto-foto tunangan aku?!" Endry menghela napas, sementara Chandra tetap memilih diam. Chandra sudah menduga hal ini akan memicu amarah seorang Bima. Jika sudah seperti ini, diam adalah pilihan terbaik bagi Chandra. "Semua foto dan barang-barang Denisa, Kakak simpan di gudang," jawab Endry

