Bab 48

1244 Kata

Setelah kepergian Kinan, Angel benar-benar merasa kesepian di rumah. Ia tidak menyangka akan menjadi seorang anak yatim-piatu secepat ini. Tapi, Angel juga tak bisa menyalahi takdir dan ia pun sudah mengikhlaskan kepergian Kinan. Tepat pukul 08.00 pagi, Angel sudah bersiap untuk pergi ke kantor. Ia menyandang tas selempangnya di bahu, kemudian keluar dari rumah. Tak lupa ia mengunci pintu sebelum pergi. Taksi online yang sudah Angel pesan sebelumnya pun tiba dan menunggunya di depan rumah. Angel masuk ke dalam taksi tersebut. Taksi pun melaju perlahan meninggalkan area itu. Sekitar kurang lebih 20 menit, tibalah Angel di depan perusahaan mendiang Bisma. Ia membayar tarif taksi sesuai dengan aplikasi. Setelah itu, Angel memasuki area perusahaan dan disambut baik oleh karyawan dan staf yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN