Malam ini, Bima sudah berhadapan dengan orang tua Denisa. Bima tampak gugup namun berusaha sebisa mungkin untuk menutupi kegugupannya. Pria itu terlihat sangat tampan saat mengenakan pakaian bernuansa formal. Bahkan Denisa sampai terpukau melihat penampilan Bima yang berbeda dari biasanya. "Jadi, kamu serius mau tunangan sama anak saya?" tanya Subroto, Ayah Denisa. Kepala Bima lantas mengangguk. "Iya, Pak. Saya serius mau tunangan sama anak Bapak." "Nak, coba kamu pikir-pikir dulu," sahut Leni, Ibu Denisa. "Maksud Ibu, kalian kan masih muda. Denisa juga masih lama selesai kuliahnya. Dia juga harus meniti karir buat masa depannya sendiri. Kalau kalian putusin buat tunangan, berarti kalian udah siap nikah muda. Kan sayang masa depan kalian terhambat cuma karena masalah pernikahan." "Bene

