Bab 66

1216 Kata

Angel yang tiba di rumah pukul 22.00 malam pun tampak tersenyum bahagia. Sambil duduk di kursi teras, ia menatap cincin di jari manisnya. Padahal sebelumnya, Angel tidak berharap akan dilamar secepat ini oleh pria yang dicintainya. Angel mencium cincin itu lalu mengusapnya pelan. Saat Angel sibuk menatap cincin itu, salah satu tetangga yang juga sebagai saudaranya pun menghampiri Angel. Kebetulan ia baru saja membuang sampah di tong dekat rumahnya. "Angel," tegur Heni. Angel terkejut lalu menyembunyikan tangannya di belakang. "Oh, Bibi. Aku kira siapa." "Kamu kenapa kok senyum-senyum sendiri? Terus, apa yang kamu sembunyiin di belakang?" tanya Heni penasaran sambil memperhatikan tangan Angel yang bersembunyi di belakang tubuh keponakannya itu. Angel tidak langsung menjawab pertanyaan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN