"Cantik tapi mulut nya pedas ya. Hmmmm--gimana kalau kita bermain-main sebentar cantik," Ucap Fino manis dengan raut wajah yang sulit di artikan,berjalan mendekati Keyra dengan tampang jagoan. "Bibir mu bahkan sangat indah, bisakah aku yang pertama sebelum dia," Ucap Fino lagi sambil memegang ujung bibir Keyra,ia melirik sesaat pada Jevan yang semakin mengepal kuat tangannya. "Bagaimana jika kita memulainya---" Ucapan Fino tertahan hanya sampai ujung bibir saja, Fino telah berhasil membuat Keyra emosi dan menonjok keras bagian hidung Fino dan akhirnya mengeluarkan darah segar. "Gue peringatkan sama Lo, jangan pernah main-main sama gue. Ini belum seberapa Anj---" Keyra yang emosi di tenangkan oleh genggaman tangan Jevan. Lelaki disampaikannya itu semakin memperkuat pegangannya,ia menatap

