Ujian nasional berhasil dilewati. Empat hari menegangkan akhirnya selesai juga. Nirina tengah bersantai di taman. Mengistirahatkan pikirannya yang dipaksa bekerja lebih keras empat hari belakang. Pulang sekolah tadi, Nirina meminta pak Ardi untuk menurunkannya di taman dekat rumahnya. Tempat yang sama dengan saat melihat Tio dengan wanita lain tempo hari. Kebanyakan temannya merayakan selesainya ujian bersama teman lainnya. Nirina tadi sebenarnya juga diajak, namun dengan lembut menolak. Tio? Tio sempat mengajak dan Nirina menolak dengan alasan lelah. Nirina ingin merayakannya sendiri. Dengan caranya. Lagi pula untuk apa merayakan dengan hal berlebihan, jika nyatanya hasil saja belum keluar sama sekali. Memikirkan tentang selesainya ujian, maka hari di mana dirinya akan memasuki jenjang

