Nadhifa bangun ketika merasa sangat kedinginan, dia sedikti kaget karena melihat lampu di kamarnya belum menyala. Dia refleks melihat ke arah lilin yang sudah padam. Dia turun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi, sebelum keluar dari kamar Nadhifa melirik jam dan sekarang baru pukul sebelas malam. Dia tertidur cukup lama dan bangun saat tengah malam. Nadhifa memutuskan untuk membuat cokelat hangat dua gelas, satu gelas akan dia berikan kepada Senja yang entah sedang melakukan apa di apartemen sebelah. “Ternyata masih ramai.” Nadhifa membuka gorden jendela. Dia melihat banyak petugas pemadam kebakaran dan juga polisi berjaga di jalan raya. Sementara, dia melihat banyak mobil dari dua arah yang tertahan. Nadhifa ngeri melihat orang-orang yang sudah berkerumun di bawah, belum lagi

