Athala sedang berada di London. Dia merapatkan jaket tebalnya dan juga memperbaiki letak kacamata. Dia memakai alat komunikasi yang terpasang di telinga. Dia melihat keadaan sekitar sembari menyesap kopi dan membaca buku. Dia melihat asa beberapa orang mencurigakan dan langsung melapor dengan alat komunikasi yang dia gunakan. "Mereka masih disini. Siaga!" Athala meljhst mereka membawa senjata api. Dia langsung mempersiapkan senjata yang juga ada dibalik jaketnya. Athala sedang menyamar menjadi orang biasa, selama ini dia selalu mendampingi RI 1. Setelah lulus dari sekolah menegah atas, Athala mendaftar menjadi seorang tentara. Atas kecakapan dan juga keberhasilannya, dia di tunjuk menjadi pengawal presiden. Dia sekarang sedang menemani presiden mengunjungi sebuah tempat wisata di

